Mahasiswa Unja Raih Penghargaan Wirausaha Terinovatif

Tim Al Ardvici Pinang Masak berfoto bersama dosen pemandu.(F:Kholis)Tim Al Ardvici Pinang Masak berfoto bersama dosen pemandu.(F:Kholis)

JAMBI – Prestasi membanggakan kembali ditunjukkan mahasiswa Universitas Jambi (Unja) di tingkat nasional. Adalah Evi Marlina, berhasil meraih penghargaan sebagai Wirausaha Terinovatif kategori kreatif dalam perhelatan Wirausaha Mandiri (WM) 2010.

Evi Marlina berhasil meraih penghargaan ini setelah menyisihkan 3.281 mahasiswa dari 412 perguruan tinggi di 33 propinsi se-Indonesia. Penghargaan WM 2010 diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, yang didampingi beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu  di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Kamis (20/1) lalu.

Penghargaan yang diterima tersebut, menurut Evi Marlina, merupakan buah hasil kerja keras dirinya bersama tim,  yang tergabung pada Progam Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Dikti 2009/2010, yakni Linda Handayani, Rahmi Mulyasari, Ali Ariswanto, dan Afjul Yazi. Tim selama ini terus melakukan inovasi, sehingga sesuatu yang selama ini, dianggap banyak orang tidak berguna, mampu dimanfaatkan menjadi sebuah produk yang memiliki nilai seni dan nilai guna dan tentunya memiliki nilai materi.

Evi menyebutkan, jika produk-produk yang dibuat dan diakui di tingkat nasional tersebut, awalnya merupakan upaya bentuk pengabdian kepada masyarakat, dengan objek  Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di kawasan Dusun Senami Jebak Kabupaten Batanghari. “Berawal dari tujuan mendampingi warga SAD memodifikasi dan mengkreasikan kerajinan anyaman dari rotan, berubah menjadi usaha bergerak di bidang perdangan atau wirasuaha, dengan memasarkan produk-produk hasil pendampingan SAD,” ujarnya.

Kemudian usaha tersebut  berjalan, usai mengikuti ajang HIBAH MITI (Masyarakat Ilmuan dan Teknologi Indonesia) Menristek 2010, yang berhasil memperoleh juara 3 nasional dan berhak mendapat pendanaan sebesar 50 Juta, serta diberikan kesempatan untuk mendirikan CV, yang saat ini sudah berdiri dengan nama CV. Al Ardvici Pinang Masak, yang beralamat di Jl. Karya Maju No 13 Samping Kantor Lurah Sipin.

Produk-produk yang dihasilkan tersebut, antara lain, seperti piala yang terbuat dari bahan rotan, yang telah di kreasikan dengan bentuk menarik, udang-udangan, tikar anyaman untuk hiasan rumah, tempat tolak balak yang biasanya diisi dengan kunyit atau jahe, yang ditaruh tergantung di depan pintu, dan banyak lagi lainnya.
Hingga saat ini, lebih dari seratus desain produk, yang sudah diciptakan oleh timnya, dan sudah dipasarkan pada masyarakat.

Evi mengisahkan, awalnya pihaknya menemui hambatan yang tidak mudah, karena, timnya harus bisa bersosialisasi dengan SAD, yang sulit untuk menerima masyarakat luar. Namun, dengan kemauan dan kerja keras dari tim, akhirnya secara bertahap, pihaknya mampu meyakinkan kepada SAD, jika tujuannya mengajak masyarakat SAD menjadi pribadi yang kreatif, tanpa merusak alam. “Alhamdulilllah, hingga saat ini sudah satu tahun kami bersosialisi dan beriteraksi dengan SAD, dan mereka menerima kami dengan baik,” jelasnya.

Dengan hasil yang ada saat ini, semakin menumbuhkan semangat bagi Evi Marlina dan timnya, untuk terus berkreasi, yang tanpa meninggalkan unsur budaya masyarakat Jambi. Karena, hal itulah, yang terus ingin digali oleh dirinya dan tim. Hasil sukses yang diterima oleh Evi Marlina dan tim, juga dirasakan oleh Ir Dede Martino MP, yang merupakan Pemandu tim Al Ardvici. “Tentunya saya juga merasa bangga, jika orang-orang kreatif ini mendapatkan penghargaan, yang memang pantas mendapatkan juara,” sebutnya.

Sebagai pemandu, dirinya selalu menanamkan kepada mahasiswanya, apabila mau menjadi orang yang sukses, harus bisa berpegang teguh pada prinsip, berjiwa religius, mampu bekerjasama dengan tim, bersemangat,  mau bekerjasama,kreatif dan inovatif. Menurutnya, apabila seseoran bisa menjalankan prinsip tersebut, maka ungkapan membuat uang tanpa uang akan tercapai. Dirinya sendiri, saat ini telah menghasilkan ratusan produk, yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, yang terbuat dari alat-alat yang sangat sederhana. Seperti, alat tempat sampah, yang mampu mengolah sampah menjadi pupuk yang berbentuk cair, dengan hasil perharinya satu liter.Dirinya berharap, dengan hasil yang diperoleh oleh tim Al Ardvici tersebut, mampu member motivasi kepada mahasiswa lainnya, untuk menjadi wirausaha yang kreatif dan inovatif, yang mampu memanfaatkan barang-barang yang sangat sederhana, bahkan barang bekas. (cak) metrojambi.com

8 responses to “Mahasiswa Unja Raih Penghargaan Wirausaha Terinovatif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s