Jambi BerseRiee

Sudah beberapa hari ini Jambi hujan ringan. Beberapa orang biasanya mengeluhkan kondisi hujan yang demikian, alasannya sederhana, “hujan kok ndak jelas, jadi hujan pa ndak.” Atau ada juga sebagian komunitas yang dengan terpksa harus menarik nafas cukup panjang dan lama, kelap-kelip memandang langit dengan tatapn yang aku tak bisa menerjemahkan.

Berbeda dengan diriku. Aku selalu gembira menyambut hujan, rianggg betul. Tak tahu kenapa, hehe ada beberapa kemungkinan yang timbul akibat adanya hujan. Pertama, mungkin kategori bersyukur, kedua bisa juga dikatakan bisa banyak beraktifitas di rumah, atau yang ketiga memang dasar males ^^ hehe. Alasannya sederhana, kondisi hujan memubuat awan menjadi sejuk dan Mendalo terlihat semakin cantik. Secantik Pohon Rambutan di depan Wisma.

Jambi memang negeri yang sulit di tebak. Kota ini mungil luar biasa. Ada beberapa kawasan lokasi wisata yang juga sederhana, tidak ada yang glamour seperti di Jkt dan semacamnya. Mungil betul kondisinya. Kecil dan unik. Salah satu lokasi tujuan wisata adalah “Rumah Inovasi Mr. Dede Martino.” Yakin! Kita akan dibuat betah berlama-lama disana. Sungguhan ini.

Oh ya, balik ke poin semula. Tadi cerita tentang cuaca ya. Cuaca hari ini adem. Sejuk. Cuaca dan suasana yang sangat aku gemari. Cuaca seperti ini melahirkan banyak inspirasi. Terutama untuk masa-masa akan menghadapi pertempuran hebat pada Senin ini insya Allah…Dua Al-Ardvici akan menghadapi sidang akhir di Kampus, adikku Ijul dan diriku sendiri akan melksanakan sidang skripsi. Ijul luar biasa, bisa bersamaan denganku, padahal dia angkatan 2007, satu tahun di bawahku. Sementara Ali masih dengan segala kesibukannya, ini dan itu, hihihi ku do’akan jadi menteri, atau ketua apa kek, atau presiden apa kek dulu, baru rampungin studi. Sebaliknya, dua adik terkecilku, cici dan Dayan masih dengan kesibukan mereka di Praktek mengajar PPL. Hemmh, diriku juga masih dengan kesibukannku sendiri, mengobrak-abrik klik sana-sini mencari informasi besiswa dan mengumpulkan nama-nama penerbit.

Oh ya, kembali ke leptop. Jambi oh jambi. Negeri indah nan rupawan, langit biru menghijau di langit biru. Semakin menambah ayu wajahmu di pagi hari tentunya. Kalo siang hari hanya di beberapa kawasan yang tetap terlihat cantik. Ada kawasan yang cukup membuat dada sesak kalau siang, yakni daerah sebelum tugu juang, jalan tepat di depan Jambi Square. Ini kawasan yang sangat tidak aku sukai. Maceeeettt TotalLL. Jadi alternatifnya kita bisa berbelok ke kanan melalui jalur Telanai, lebih aman dan jalannya cantik dan permai. Kita akan melewati beberapa kawasan wisata Kuliner sederhana dengan media gerobak dorong. Horeeee, ini membuat Jambi semakin berserieeee, mengapa? Karena pedagang yang menggunakan gerobak, menandakan betapa kreatifnya masyarakat Jambi, tak ada Ruko, gerobak pun Oke punya. Ctatan, wisata kuliner ini bisa dinikmati dari pukul 17.00 sampai malam. Untuk pagi harinya, kawasan ini bersih dari tenda-tenda “Dadakan” SeRuuuu. Ayooo, berkunjung ke Jambi. Tanah Pilih Pusako Betuah.

Evi Marlina Al-ardvici Kreatif

^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s